بسم الله الرحمن الرخيم
الحمد لله
والصلاة وسلام على رسول الله
و بعد

(maa haadzaa) ما هذا
apa ini ?
Pelajaran dimulai dengan pengenalan nama-nama benda atau isim. Rumah, masjid, pintu, buku, pena, kursi, kemeja, kunci, kebun dst.
masjid
|
مسخد (masjidun)
|
pena
|
قلم (qolamun)
|
rumah
|
بیت (baitun)
|
kunci
|
مفتاح (mif-taa-khun)
|
kemeja
|
قميص (qo-mii-shun)
|
kitab / buku
|
كتاب (ki-taa-bun)
|
kebun (buah-buahan)
|
بصتان (bush-taa-nun)
|
dan kata tunjuk (isim isyaroh/isyarat) yang diperkenalkan untuk menunjukkannya adalah "hadza ( هذا) ", artinya "ini". apabila dikatakan "Hadza Masjidun" berarti "ini adalah masjid".
- هذا مسخد
- هذا قلم
- هذا مفتاح
- هذا كرسي
- dst
Isim isyaroh ini digunakan untuk :
1. Jarak yang dekat
2. Benda yg ditunjuk sifatnya laki-laki, bisa berakal atau tidak berakal, benda mati atau benda hidup.
Kemudian kata tanya yang pertama-tama disebutkan
adalah kata "ma". Artinya "apakah". Digunakan untuk
menanyakan/menunjuk kepada benda yang tidak berakal. Apabila ada pertanyaan
dengan lafadz "ma haadzaa ?", apa ini ? seraya menunjuk sebuah masjid, maka
jawabannya "haadzaa masjidun", ini masjid.
ma
hadza ?
|
ما هذا ؟
|
apakah
ini ?
|
dijawab
sesuai dengan benda yang ditunjukkan, contoh هذا مسجد
|
Kata maa ini disebut maa istifham, maknanya meminta pemahaman atau bertanya.
Kemudian kata tanya selanjutnya pada bab awwal ini adalah "أ". Dituliskan dengan huruf hamzah qot'i (yang berada diatas / dibawah alif). Juga digunakan untuk menanyakan sebuah benda, dengan menyertakan nama sebuah benda dalam pertanyaannya sebagai dugaan awal. Jawaban "ya" apabila cocok dan "tidak" apabila sebaliknya. contoh pengunaan :
A hadza
masjidun ?
|
أ هذا مسجد ؟
|
apakah
ini masjid?
|
jika
benar, dijawab " ya / نعم ", jika salah maka dijawab "
bukan, ini rumah لا,هذا بيت atau bukan, ini bukan masjid / ٍلا,هذا ليس ب مسجد " |
kata tanya " ما " digunakan untuk menanyakan suatu hal yang tidak mempunyai akal (hewan, benda mati, tanaman dan yang semisalnya). Adapun untuk menanyakan sesuatu yang berakal misal seseorang maka menggunakan kata tanya tersendiri، yakni man ( من ).
(man haadzaa) من هذا
siapa ini ?
man
hadza ?
|
من هذا ؟
|
siapakah
ini ?
|
dijawab
sesuai dengan siapa obyek yang ditanyakan,
contoh: هذا مدرس , haadzaa mudarrisun - ini guru |
kata tanya " من " ini yang digunakan apabila yang menjadi obyek mempunyai akal (selain benda mati, tumbuhan dan hewan).
Ini insinyur
|
هذا مهندس
|
Ini kepala Sekolah
|
هذا مدير
|
Ini menteri
|
هذا وزير
|
Ini pelajar/ mahasiswa
|
هذا طالب
|
Ini laki-laki (anak)
|
هذا ابن
|
Ini laki-laki (dewasa)
|
هذا رجل
|
Ini guru
|
هذا مدرس
|
Ini dokter
|
هذا طبيب
|
Ini perawat
|
هذا ممرض
|
Ini pedagang
|
هذا تاجر
|
Ini penggembala
|
هذا راع
|
Ini imam
|
هذا إمام
|
tips : pada masa awal belajar, seringkali pelajar keliru membaca kata من bukan dibaca man tapi dibaca min, untuk mengatasi hal ini, cukup diingat bahwa bab ini sedang membahas kata tanya, jadi tidak perlu ragu untuk membaca huruf tersebut dengan lafadz man. Adapun nanti ketika menginjak pelajaran / dars lima, yang mempelajari huruf majrur (salah satunya min dengan penampakan huruf yang sama persis), maka dilihat kepada kesesuaian kalimat / terjemahannya.
Pelajaran 2 [klik]
Pelajaran 2 [klik]
4 komentar:
Sungguh bermanfaat
Silahkan juga mengikuti kajian langsungnya pada waktu-waktu pada halaman berikut :
http://www.kajianboyolali.info/2018/08/jadwal-kajian-wilayah-boyolali.html
Sedikit menanggapi, hamzah istifham itu tidak ditulis dengan hamzah washal, melainkan ditulis dengan hamzah qhata’.
Kemudian مَنْ itu lebih tepat digolongkan sebagai isim, bukan huruf. Terimaksih admin.
Jazaakumullohu khoiron, sudah diperbaiki.
Posting Komentar