Insya Allah ada :
1. Audio Tafsir Al Quran Singkat Harian
2. Audio Kajian dari Asatidz Ahlusunnah
3. Artikel Nasehat
t.me/
Baarakallahu Fiikum
بسم الله الرحمن الرحيم
كنوز الفوائد:
👆🏻👆🏻⏯👆🏻👆🏻
*حروف لها معنى*
■ *خس مع جزر صحـه*
■ *حمـص*
العلامــــــــــــــــة / _
_عبدالمحسن العباد حفظه الله_
قال :
بمناسبة هذه الحروف التي يكون فيها ذكر الأشياء ؛
من الأشياء اللطيفة التي سمعتها
أن أمهات المؤمنين جمعت أوائل حروفهن في أربع كلامات
الحرف الأول يدل على الباقي
عبارة لطيفة حتى أيضاً لها معنى؛
قال :
"خس مع جزر صحه"
الخاء: لخديجة بنت خويلد
والسين: لسودة بنت زمعة
والميم: لميمونة بنت الحارث
والعين: لعائشة بنت أبى بكر
والجيم: لجويرية بنت الحارث
والزاي: لزينب بنت جحش وزينب بنت خزيمة
والراء: لرملة بنت أبي سفيان أم حبيبة
والصاد: لصفية بنت حيي
والحاء: لحفصة بنت عمر
والهاء: لهند بنت أبي أمية. أم سلمة.
هذه حروف تذكر أمهات المؤمنين
يعني الإنسان إذا حفظ هذه الجملة يتذكر أمهات المؤمنين.
"حمص"
هذه للحوض والميزان والصراط
ترتيبها
الحاء: للحوض .
الميم: للميزاين .
الصاد: للصراط.
🌀شرح صحيح البخاري
الأربعاء22/3/1438 .
Huruf-huruf yg padanya ada makna (singkatan).
Al Allaamah Syaikh AbdulMuhsin AlAbbaad Hafidzahullohu.
Beliau berkata :
Penetapan huruf yang mana padanya ada penyebutan sesuatu (dari huruf tadi / akronim ).
Suatu penyebutan tersirat yang engkau mendengarnya
Bahwa huruf-huruf awal -dari nama- ummahatul mukminin dikumpulkan dalam empat kata
Inisialnya menunjukkan nama
Permisalan yang tersirat bahkan ada maknanya juga.
Beliau berkata :
خس مع جزر صحـه
"daun selada bersamaan dengan wortel menyehatkan".
~ Khof : untuk Khodiijatu binti Khuwailid
~ Sin : untuk Saudah binti Zum'ah
~ Mim : untuk maimuunah binti Haarits
~ 'Ain. : untuk 'Aaisyatu binti Abi Bakr
~ Jim. : untuk Juwairiyyah binti Haarits
~ Zain : untuk Zainabu binti Jahsyi dan Zainab binti Khuzaimah
~ Ro' : untuk Romlah binti Abi Sufyaan. Ummu habibah
~ Shod : untuk Shofiyyah binti khayyi
~ Kha. : untuk Khafsoh binti Umar
~ Ha. : untuk Hindun binti Abi Umayyah (Ummu Salaamah)
Ini adalah huruf-huruf yang mengingatkan kepada ummahatul mukminin. Yakni apabila seseorang menghafal kalimat singkatan tadi maka ia akan ingat kembali -nama- umahaatul mukminiin
حمص
(Khimmasun : kacang panjang)
Kependekan ini untuk
الحوضء : kolam / telaga
الميزان : timbangan
الصراة : jalan jembatan
Syarah shohiihul Bukhori
Hari rabu, 22/3/1438 ه
ৡ﹏﹏﹏﹏﹏﹏ ﹏﹏﹏﹏﹏﹏ৡ
و صلى الله على نبينا محمد و على آله و اصحابه اجمع
|[ فائدة في الفرق بين لفظ (الابن) و (الولد) ]|
الشيخ عبد الله بن عبد الرحيم البخاري - حفظه الله -
وقوله في الحديث ((أتتْ بابنٍ لها صغيرٍ)) لفظ "ابن" هذا خاص بالذكور، يعني لا يطلق على البنت أو الجارية بخلاف لفظ الولد؛ فإنَّه يطلق عليهما: ﴿يُوصِيكُمُ اللَّـهُ فِي أَوْلَادِكُمْ لِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْأُنثَيَيْنِ﴾[النساء: 1]،
ولقوله – صلى الله عليه وسلم – في حديث النعمان في الصحيحين ((فَاتَّقُوا اللَّهَ وَاعْدِلُوا بَيْنَ أَوْلَادِكُمْ)).
http://miraath.net/articles.php?cat=11&id=2038
@salafyat
Faidah pada perbedaan lafadz al-ibnu dan al-waladu
Oleh syaikh Abdullohi Ibn Abdirrohim AlBukhory -Hafidzahullohu-
Dan Sabda Nabi dalam hadits "Perempuan itu datang bersama anak laki-lakinya yang masih kecil" lafadz ibnun ini khusus untuk laki-laki, yakni tidak ditujukan untuk anak perempuan dan pembantu perempuan tidak sama dengan lafadz walad. Lafadz walad ditujukan atas keduanya (laki-laki dan perempuan). Alloh mewasiatkan kepada kalian, bagi anak laki-laki semisal dengan dua bagian bagi anak perempuan [An-Nisaa: 1]
Dan sabda nabi alaihi sholaatu wassalaam dalam hadits nu'man didalam shahihain " bertaqwalah kalian kepada Alloh dan berbuat adillah diantara anak-anak kalian".
و صلى الله على نبينا محمد و على آله و اصحابه اجمع
Bismillahi,
Menjawab pertanyaan dalam bahasa arob hendaknya menyesuaikan jenis kata kerja (fi'il) pada kalimat tanya. Apabila pertanyaan diajukan dengan fi'il mudhori' (bentuk sekarang / present) maka jawabannya juga dengan fi'il mudhori'.
contoh :
السؤل :
ما ترا في الكتابكم ؟
الجواب :
ارا الرسالة العلماء
النحو الثاني :
من أهدىك هذه الحقيبة الجميلة ؟
الجوب :
أهدىتها المسلمة الرخيمة.
Pertanyaan pertama menggunakan fi'il mudhori ما ترا ,
kemudian jawabannya juga dengan fi'il mmudhori أرا .
- apa yang kamu lihat pada bukumu ?
= aku melihat tulisannya para ulama.
Contoh kedua dengan fi'il maadhi (lampau) اهدى dijawab dengan fi'il madhi pula اهدت.
- siapa yang telah menghadiahimu tas indah ini ?
= seorang muslimah yang lembut telah memberikannya (padaku).
وصلى الله على نبينا محمد و على أله و اصحابه اجمعين
| 1 | Jam Satu | اَلسَّاعَةُ اْلوَاحِدَةُ |
| 2 | Jam Dua | اَلسَّاعَةُ الثَّانِيَةُ |
| 3 | Jam Tiga | اَلسَّاعَةُ الثَّالِثَةُ |
| 4 | Jam Empat | اَلسَّاعَةُ الرَّابِعَةُ |
| 5 | Jam Lima | اَلسَّاعَةُ اْلخَامِسَةُ |
| 6 | Jam Enam | اَلسَّاعَةُ السَّادِسَةُ |
| 7 | Jam Tujuh | اَلسَّاعَةُ السَّابِعَةُ |
| 8 | Jam Delapan | اَلسَّاعَةُ الثَّامِنَةُ |
| 9 | Jam Sembilan | اَلسَّاعَةُ التَّاسِعةُ |
| 10 | Jam Sepuluh | اَلسَّاعَةُ اْلعَاشِرَةُ |
| 11 | Jam Sebelas | اَلسَّاعَةُ اْلحَادِيَةَ عَشْرَةَ |
| 12 | Jam Dua Belas | اَلسَّاعَةُ الثَّاِنيَةَ عَشْرَة |
| 13 | Jam Lima lebih Lima Menit | اَلسَّاعَةُ اْلخَامِسَةُ وَ خَمْسُ دَقَائِقَ |
| 14 | Jam lima lebih Sepuluh Menit | اَلسَّاعَةُ اْلخَامِسَةُ وَ عَشْرَ دَقَائِقَ |
| 15 | Jam Lima Lebih Seperempat Jam | اَلسَّاعَةُ اْلخَامِسَةُ وَ الرَُبْعُ |
| 16 | Jam Lima Lebih Dua Puluh Menit | اَلسَّاعَةُ اْلخَامِسَةُ وَ عِشْرُوْنَ دَقِيْقَةً |
| 17 | Jam Lima Lebih Lima Puluh Menit | اَلسَّاعَةُ اْلخَامِسَةُ وَ خَمْسُوْنَ دَقِيْقَةً |
| 18 | Jam Lima Lebih Setengah Jam | اَلسَّاعَةُ اْلخَامِسَةُ وَ النِّصْفُ |
| 19 | Jam Lima Kurang Lima Menit | اَلسَّاعَةُ اْلخَامِسَةُ إلا خَمْسُ دَقَائِقَ |
| 20 | Jam lima Kurang Sepuluh Menit | اَلسَّاعَةُ اْلخَامِسَةُ إلا عَشْرَ دَقَائِقَ |
| 21 | Jam Lima Kurang Seperempat Jam | اَلسَّاعَةُ اْلخَامِسَةُ إلا الرَُبْعُ |
| 22 | Jam Lima Kurang Dua Puluh Menit | اَلسَّاعَةُ اْلخَامِسَةُ إلا عِشْرُوْنَ دَقِيْقَةً |
| 23 | Jam Lima Kurang Lima Puluh Menit | اَلسَّاعَةُ اْلخَامِسَةُ إلادَقِيْقَةً |
| 24 | Jam Lima Kurang Setengah Jam | اَلسَّاعَةُ اْلخَامِسَةُ إلا النِّصْفُ |
بسم الله الرحمن الرحيم
🌴🌴🌴🌴🌴🌴
Mendahulukan "bismillahi" sebelum perkataan disampaikan oleh ulama mempunyai beberapa faidah :
🌿. Mengikuti Kitaballahi-AlQuran,
🌿. Mengikuti sunnah nabi 'alaihi sholaatu wassalam,
🌿. Mencari berkah dengan nama Alloh azza wa jalla,
🌿. Meminta pertolongan kepada Alloh azza wa jalla,
🌿. Mengingatkan kepada taqwa.
Wallahu a'lam
و صلى الله على نبينا محمد و على آله و اصحابه اجمعين
بسم الله
الحمد لله
والصلاة وسلام على رسول لله
❄❄❄❄❄❄
🌱 Faaidatun 🌱
📙kajian bahasa arob 🇸🇦(nahwu) 💭
❄❄❄❄❄❄
Setiap kata dalam bahasa arob dibedakan jenisnya. Bisa laki-laki dan bisa perempuan. Masing2 dihukumi sesuai ciri yg ada padanya. Termasuk kata ganti (dhommir) nya. yakni dari jenis-jenis perempuan (muannatsun).
- هي / هنّ / أنتِ / أنتن / التي / هذه / تلك / تنك / dsbg..
✅ Dari cirinya
1. Diakhiri dengan ta marbuthoh :
~ وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْحُطَمَة
ُ * نَارُ اللَّهِ الْمُوقَدَةُ
* الَّتِي تَطَّلِعُ عَلَى الْأَفْئِدَة
ِ * إِنَّهَا عَلَيْهِمْ مُؤْصَدَةٌ
[Surat Al-Humazah 5 - 8]. Dhomir التي menunjukkan kepada bentuk perempuan, juga ها pada انها.
2. Diakhiri dengan alif ta'niits :
~ mamduudah : alif yang menunjukkan jenis perempuan berada sebelum huruf hamzah.
~ السماء :
والسماء و ما بناها ( سورة الشمس: ٥ )
Kata السماء (langit) juga sama. Dan kata lain yang semisal.
~ maqsuuroh : alif yang menunjukkan bentuk perempuan dengan bentuk menyerupai huruf ya'.
~ الأنثى :
وَمَا خَلَقَ الذَّكَرَ وَالْأُنْثَى ( سورة اليل: ٣ )
✅ Dari asalnya demikian. Orang arab menganggapnya perempuan maka demikianlah kata itu dihukumi perempuan.
3. Setiap bentuk kata jamak yang dia tidak berakal maka dihukumi perempuan. Seperti :
~ اقلم :
~ جيوب :
Jumlah yang berpasangan juga dianggap jamak. Seperti dalam sholat meskipun 2 orang saja. Banyak dijumpai dalam anggota tubuh.
~ يد :
~ عين :
4. Tidak ada tanda khusus.
~ الشمس :
والشمس و ضحاها ( سورة الشمس: ١ )
Demi matahari dan waktu dhuhanya (sepenggalahan naik). Matahari dianggap perempuan. Kata ganti "nya" merujuk kepada الشمس (matahari) dan menggunakan bentuk perempuan.
~ للأرض :
ٌ وَالْأَرْضِ وَمَا طَحَاهَا (سورة الشمس: ٦ )
Demi bumi dan penghamparannya. Lafadz bumi juga dianggap perempuan.
❄❄❄❄❄❄
5. Adapun setiap huruf itu dihukumi muannatsun, dhomir-nya pun juga mengikuti.
❄❄❄❄❄❄
Lalu mana saja yang disebut huruf ?, huruf ialah mana saja yang tidak masuk padanya tanda-tanda isim ataupun tanda fi'il.
Melihat kembali isim, fi'il dan huruf
Waallohu a'lam
و صلى الله على نبينا محمد و على اصحابه اجمعين
بسم الله الرخمان الرحيم
نعَت - منْعوت
( Sifat dan yang disifati )
Didalam bahasa arob, khobar suatu mubtada' bisa dijelaskan dengan sifat-sifat tambahan yang lain. Diistilahkan dengan na'at dan man'ut (sifat dan yang disifati). pengungkapan na'at harus sesuai dengan man'ut. Kesesuaian ini ada dalam 3 hal.
1. Harokat, apabila man'ut itu i'robnya rofa' maka na'atnyapun rofa', tetap demikian meski na'atnya lebih dari 1 kata.
2. Sifat laki-laki maupun perempuan pada lafadznya
3. Nakiroh (Huruf alif-Lam pengenal pada awal katanya)
Cth:
Albustaanu jamiilun wasi'un baaridun
البستان جميل وسع بارد
(kebun itu bagus luas sejuk)
Lafadz wasi'un dikatakan sebagai na'at (sifatnya), penulisannya harus sama dengan man'ut (yg disifati-jamiilun), baik dari sisi i'rob, jenis kata, maupun alif laam ma'rifatnya.
Begitu pula kata na'at selanjutnya.
Kata atau sifat وسع disesuaikan dengan yang disifati, yakni جميل ، jika dia yg disifati perempuan misal جميلة maka sifatnya juga berjenis kata perempuan, menjadi وسعة. Begitu juga dengan 2 kaidah yang lain.
بسم الله الرحمن الرخيم
ألحمد لله ربّ العالم
والصلاة والسلام على الشرف الأنبياء والمرسلين
Salah satu tanda fi'il itu didahului dengan huruf قد. Makna huruf ini ternyata tidak hanya "sungguh". Ada beberapa makna dalam kalimat. Berikut contohnya :
1. sungguh ( تأكيد/ ta'kid )
☁. قد أفلح المعمن. (المعمن: ١)
Sungguh orang-orang yang beriman telah beruntung.
2. hampir-hampir ( تقريب / taqrib )
☁. قد قامت الصلاة (من لفظ الأذن)
Sholat hampir dimulai.
Meskipun menggunakan fi'il madhi, yakni bentuk lampau. Namun terkadang maknanya menjadi "hampir".
3. sering/banyak ( تكثير )
☁. قد ينجَح المجاهد
Orang yang bersungguh-sungguh itu seringkali berhasil.
4. jarang/sedikit ( تقليل / taqlil )
☁. قد يصدق الكذاب
Pendusta itu jarang sekali berkata jujur.
Dua makna terakhir ini maknanya juga berlawanan, namun bedanya ia menggunakan fi'il mudhori'.
والله أعلم
بسم الله الرحمن الرخيم
الحمد لله
والصلاة وسلام على رسول الله
و بعد
سَ و سَوفَ
Huruf sin dan saufa mempunyai kesamaan, yakni sama-sama berarti akan. Apabila kata ini disebutkan dalam pembicaraan atau tulisan sebelum fi'il mudlhori'. Bedanya sin dengan nashob fathah (sa) bermakna "akan" dalam waktu yang dekat / bisa diperkirakan. Sedangkan saufa bermakna kelak. Pada waktu akan datang yang jauh / tidak bisa diperkirakan.
Misalnya
Sayadhabu mukhammadun ba'da darsi ilaa suuqi
(Mikhammad akan pergi kepasar nanti setelah pelajaran)
Kalla saufa taklamuun.
(Sekali kali tidak, kelak mereka akan mengetahui)
Sual :
Lalu bagaimana dengan ayat alquran,
كَلَّا سَيَعْلَمُونَ ( Q.S. Annaba : 4)
Kenapa ayat yang membicarakan waktu hari kiamat ini menggunakan huruf sa, padahal tidak ada yang mengetahui kapan terjadinya hari kiamat ??
Aljawaabu :
Karena yang berbicara dalam ayat aersebut adalah Alloh azza wa jalla, sedangkan Alloh tentu mengetahui kapan terjadinya, karena Dia penguasanya hari kiamat (Q.S. Al-Fatihah : 4),
copyright © . all rights reserved. designed by Color and Code
grid layout coding by helpblogger.com